Hujan dari senja berkesinambungan hingga ke waktu ini, titis nya masih belum jg kurang, masih kasar & deras. seperti juga memori yg terimbau beberapa ketika tadi.
tanggal tarikh 20 march, merupakan hari ulangtahun kelahiran seorang sahabat, dan juga tarikh dia kembali semula mengadap Pencipta nya, setelah terlibat dalam satu kemalangan ngeri di Pasir Puteh. Tiada apa yg dapat ku lakukan, cuma sekalung doa, agar Roh nya di tempatkan bersama orang-orang yang di rahmati Allah.
Sunday, 20 March 2011
Thursday, 3 March 2011
Yang Ku Ada
Yang aku ada
Hanya sekuntum senyum
Untuk ku ukir
Agar yang melihat rasa selesa
Yang aku ada
Hanya tutur dan kata
Untuk ber bicara
Menjadi mutiara buat pedoman
Yang ku ada
secebis kesabaran
Untuk melayan kerenah dan onar mu
Dengan harapan
satu hari nanti
Kau akan menyedari
Betapa aku menyayangi
Yang aku ada
secebis kesabaran
Untuk melayan kerenah dan onar mu
Dengan harapan
satu hari nanti
Kau akan menyedari
Betapa aku menyayangi
Yang aku ada
Hanya sekeping hati
Untuk di kongsi
Dengan harapan
Kasih kuhulur
Dapat kau nilai
* semoga saat kau tahu menilai & memahami nanti, tidak terlewat waktu nya*
Pada Syurga Di Wajah Mu
Pasti engkau terkenangkan
Peristiwa semalam
Saatku menggadaikan cinta
Pada onak dan duri asmara
Entah di mana akal fikiran
Hingga sesat di jalan yang terang
Ini suratan yang diberikan
Menguji kekuatan jiwa
Waktu engkau ku lupakan
Dalam kemarau cinta
Betapa hatimu rela
Demi melihatku bahagia
Peristiwa semalam
Saatku menggadaikan cinta
Pada onak dan duri asmara
Entah di mana akal fikiran
Hingga sesat di jalan yang terang
Ini suratan yang diberikan
Menguji kekuatan jiwa
Waktu engkau ku lupakan
Dalam kemarau cinta
Betapa hatimu rela
Demi melihatku bahagia
Tuesday, 1 March 2011
RASA YANG TERPENDAM
Setiap orang pasti ada perasaan yang terpendam,
tak dapat di luahkan , tak bisa di kongsi dengan sesiapa
kecuali Yang Maha Mencipta
sampai bila? sampai bila terpaksa memendam
hingga akhir nya makan hati sendiri
berkata memang mudah tapi yang melaksanakan @ menyatakan apa yang terbuku itu, tak sesenang seperti yang di perkatakan.
Aku sendiri hingga kini seringkali memendam hati untuk kebahagiaan orang lain
bukan mengungkit, tapi sekadar menyatakan
tak dapat di luahkan , tak bisa di kongsi dengan sesiapa
kecuali Yang Maha Mencipta
sampai bila? sampai bila terpaksa memendam
hingga akhir nya makan hati sendiri
berkata memang mudah tapi yang melaksanakan @ menyatakan apa yang terbuku itu, tak sesenang seperti yang di perkatakan.
Aku sendiri hingga kini seringkali memendam hati untuk kebahagiaan orang lain
bukan mengungkit, tapi sekadar menyatakan
Subscribe to:
Comments (Atom)